Monday, July 10, 2017

Nggak Nyangka, 7 Hewan Langka Ini Cuma Ada di Indonesia



Tanah Indonesia merupakan surga bagi keanekaragaman flora dan fauna. Hutan hujan tropis menyebar di sepanjang pulau-pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Menjadi salah satu negara dengan keberagaman flora dan fauna tertinggi di dunia, sampai saat ini bahkan banyak peneliti yang yakin bahwa masih ada ratusan bahkan mungkin ribuan spesies yang belum ditemukan, terutama di hutan-hutan yang ada di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. Beberapa spesies yang sudah ditemukan pun hanya ada di Indonesia, sehingga dikategorikan sebagai hewan langka. Berikut spesies hewan langka yang hanya ada di Indonesia, Domino99.


1. Burung Cendrawasih Botak



Dia tidak butuh Wak Doyok untuk jadi ganteng.

2. Elang Bondol



Warna putih di kepalanya jadi pembeda utama elang bondol dengan jenis elang lainnya.

3. Kura-kura Leher Ular Rote



Hewan ini hanya ditemukan di Pulau Rote dan dinyatakan hampir punah. Keunikan hewan langkan ini terletak pada ehernya yang terlalu panjang, sehingga tidak bisa dimasukkan ke dalam tempurung.

4. Kucing Merah Kalimantan



Kucing ini hanya ada di Kalimantan. Warna tubuhnya kemerahan dan agak terang di bagian perut. Telinganya kecil dan berwarna coklat dengan titik kehitaman.

5. Burung Bidadari Halmahera



Cantik dan dijuluki Si Genit dari Maluku Utara, burung ini memiliki nama latin Semioptera wallacii. Warnanya yang indah digunakan untuk menarik pasangan ketika musim kawin.

6. Arwana Merah


Arwana Merah ini ada di Sungai Kapuas, Kalimantan Barat. Biasanya dijual di toko ikan seharga satu hingga satu setengah jutaan per ekor, Bandar Poker Terbaik.

7. Komodo dari Nusa Tenggara



Hewan yang katanya sudah hidup sejak zaman dinosaurus ini hanya ada di Pulau Komodo, Nusa Tenggara. Kadal ini bisa tumbuh sampai sepanjang tiga meter.

Di luar sana pasti masih banyak lagi spesies hewan langka yang akan segera ditemukan oleh peneliti. Tapi sayangnya selama ini sangat banyak spesies endemik Indonesia yang ditemukan oleh peneliti dari luar negeri. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya peneliti dalam negeri atau kurangnya sarana dan prasarana dari negara yang diberikan kepada peneliti lokal. Pekerjaan sebagai peneliti sekarang sudah mulai diminati anak muda. Apakah kamu termasuk salah satunya? Barangkali suatu saat namamu yang akan muncul saat menemukan spesies flora atau fauna terbaru di Indonesia. Kekayaan Indonesia yang sedemikian luar biasa harus kita jaga bareng-bareng ya. Kalau nggak bisa ikut merawat, setidaknya jangan ikut merusak, SumoQQ.


0 comments:

Post a Comment