Tuesday, July 4, 2017

Tarif Baru Taksi Online yang Tidak Murah Lagi, Mulai Berlaku 1 Juli 2017



Keberadaan taksi online yang banyak dijumpai di beberapa kota besar disambut dengan baik oleh masyarakat. Moda transportasi ini menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat milenial yang membutuhkan jasa transportasi yang murah dan praktis. Namun sayangnya, tidak semua orang menyukai hadirnya inovasi taksi berbasis online ini. Beberapa waktu lalu sempat terjadi gesekan antara pengusaha transportasi masal konvensional dengan taksi online.



Kontroversi tarif taksi online yang terjadi beberapa bulan lalu akhirnya mendapat jalan tengah setelah pemerintah menetapkan beberapa peraturan. Salah satu peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah adalah tarif batas bawah. Sejak ditetapkan pada 1 April 2017 lalu, pemerintah masih memberikan kelonggaran bagi taksi online untuk penyesuaian selama tiga bulan. Dan pada tanggal 1 Juli 2017 ini, tarif taksi online serentak naik, Domino99.



Kementerian perhubungan dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 Tahun 2017 tentang taksi online, salah satu pasalnya mengatur tentang tarif batas bawah. Dalam peraturan ini, tarif batas bawah dihitung berdasarkan kilometer dan pembagian wilayah. Terdapat dua wilayah yang memiliki tarif berbeda, yaitu wilayah I dan wilayah II. Daerah yang termasuk wilayah I adalah Sumatra, Jawa, dan Bali. Sedangkan wilayah II meliputi daerah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, Bandar Poker Terbaik.



Tarif batas bawah yang ditetapkan pada wilayah I adalah Rp 3.500,- per kilometer dan tarif batas Rp 6.000,- per kilometer. Wilayah II menikmati tarif taksi online yang lebih tinggi daripada wilayah I. Ketentuan tarif batas bawah yang diterapkan untuk wilayah II, adalah sebesar Rp 3.700,- per km dan tarif batas atasnya Rp 6.500,- per kilometer.



Jika dibandingkan dengan taksi konvensional, tarif batas bawah yang diterapkan kepada taksi online ini tidak jauh berbeda. Melihat pada instruksi Organda (Organisasi Angkutan Darat) DKI Jakarta tahun 2016, tarif batas bawah yang diterapkan oleh taksi konvensional dan taksi online hampir mirip. Bahkan tarif batas bawah taksi konvensional dan taksi online di wilayah I sama. Pada taksi konvensional tarif per kilometernya juga sebesar Rp 3.500,-. Namun bedanya di taksi konvensional ada tarif buka pintu dan tarif waktu tunggu. 



Dengan penetapan tarif batas bawah untuk transportasi online pemerintah bertujuan untuk menyehatkan persaingan antara taksi konvensional dan taksi online. Sehingga di kemudian hari tidak ada lagi gesekan antara taksi online dan konvensional. Hal ini merupakan kebijakan yang dimaksudkan untuk mencegah adanya masalah yang timbul antara moda transportasi yang ada di Indonesia, SumoQQ

Bagaimana menurutmu dengan penetapan tarif batas bawah untuk taksi online ini guys? Apakah sudah tepat? Atau terlalu mahal? Tulis pendapatmu di komentar ya.



0 comments:

Post a Comment